Sabtu, 23 Agustus 2008

Obatku

  1. Efek obat pada tubuh dihasrlkan dari aksi obat pada makromolekul
    "sasaran" yang terdapat di dalam atau di permukaan
    sel tertentu. Beberapa obat mempunyai aksi yang sangat spesifik
    (hormon.hormon) karena senyawa ini berinteraksi dengan
    reseptor yang hanya terdapat pada satu atau beberapa sel tertentu

    saja.
    Seringkali efek terapetik yang diinginkan dari suatu obat
    hanya menyangkut aksinya pada satu sel tertentu saja (sal tumor),
    efek toksik atau efek samping yang tidak diinginkan
    berasal dari aksinya terhadap sel lainnya. Sehingga kita dapat
    meningkatkan efek terapetik suatu obat dan meminimalisir
    efek toksiknya dengan melipat-duakan jumlah dan durasi
    obat di sekitar sel sasaran, sementara itu mengurangi paparan
    obat pada sel-sel non sasaran. Hal ini merupakan dasar rasional
    dari konsep sistem penyampaian obat yang terkontrol,
    yaitu dengan menggunakan sistem dan teknik yang dapat
    memodifikasi dan mengontrol absorpsi, kadai obat dalam darah,
    metabolisme, distribusi ke jaringan, dan uptake obat aktif
    pada tahap seluler.
    Tujuan akhir daripada sistem penyampaian obat yang terkontrol
    adalah meningkatkan efikasi obat, meminimalisir
    efek samping, dan meningkatkan kepatuhan penderita dengan
    cara pemberian aturan dosis yang menyenangkan.

Tidak ada komentar: