- Efek obat pada tubuh dihasrlkan dari aksi obat pada makromolekul
"sasaran" yang terdapat di dalam atau di permukaan
sel tertentu. Beberapa obat mempunyai aksi yang sangat spesifik
(hormon.hormon) karena senyawa ini berinteraksi dengan
reseptor yang hanya terdapat pada satu atau beberapa sel tertentu
saja.
Seringkali efek terapetik yang diinginkan dari suatu obat
hanya menyangkut aksinya pada satu sel tertentu saja (sal tumor),
efek toksik atau efek samping yang tidak diinginkan
berasal dari aksinya terhadap sel lainnya. Sehingga kita dapat
meningkatkan efek terapetik suatu obat dan meminimalisir
efek toksiknya dengan melipat-duakan jumlah dan durasi
obat di sekitar sel sasaran, sementara itu mengurangi paparan
obat pada sel-sel non sasaran. Hal ini merupakan dasar rasional
dari konsep sistem penyampaian obat yang terkontrol,
yaitu dengan menggunakan sistem dan teknik yang dapat
memodifikasi dan mengontrol absorpsi, kadai obat dalam darah,
metabolisme, distribusi ke jaringan, dan uptake obat aktif
pada tahap seluler.
Tujuan akhir daripada sistem penyampaian obat yang terkontrol
adalah meningkatkan efikasi obat, meminimalisir
efek samping, dan meningkatkan kepatuhan penderita dengan
cara pemberian aturan dosis yang menyenangkan.
Sabtu, 23 Agustus 2008
Obatku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar